Kamis, 02 Agustus 2012

Permainan tradisional sekarang ini sudah semakin jarang peminat atu bahkan hampir tidak ada.
hal ini sangat miris.
saat saya dan kedua teman saya mendapatkan tugas penelitian pariwisata
kami berencana akan meneliti sebuah obyek wisata yang berbau seni.Pada akhirnya kami menemukan sebuah komunitas yang melestarikan permainan tradisional rakyat terutama sunda.
dari sana saya mendapatkan banyak pengalaman dan pengetahuan baru mengenai permainan tradisional itu sendiri.
Setiap permainan yang nenk moyang kita dulu ciptakan ternyata memiliki filosofi tersendiri yang terkandung di dalamnya.

  
Egrang memiliki filosofi pada tiap bagiannnya. Bagian bawah, bagian tengah untuk pijakan kaki, dan bagian atas untuk pegangan. Ketika orang naik egrang, orang tersebut menjadi lebih tinggi dan bisa melihat jauh ke depan, tetapi kontrolnya tetap ada di bawah. Seperti konsep orang Sunda yaitu buana luhur, buana panca, buana tengah, dan buana larang. Tekadkan dalam pikiran kita, ucap-lampah, jiwa-raga-papakaian. Buhun-nagara-sara. Buhun adalah leluhur kita, nagara di tengah, dan sara adalah bawah.
Mengibaratkan seorang pemimpin negara, visi mereka jauh ke depan tetapi kekuatannya tetap ada di bawah yakni masyarakat. Sedangkan untuk pegangannya adalah tempat dia berpijak, bagaimana dia berpijak dan dimana dia berpijak.
lalu kemudian ada juga pada permainan hompimpa
Lagu pengiringya kurang lebih sebagai berikut, hompimpa alai hom gambrengdan seterusnya. Kata ‘hom’ setelah ditelusuri dalam berbagia konteks bahasa memiliki makna yang hampir sama, yaitu Tuhan. Jadi, hompimpa alai hom, artinya dari Tuhan kembali ke Tuhan. Ummat muslim mengenal istilah innalilahi wa inna ilaihi rajiuun. Jadi, permainan ini sesungguhnya mengajarkan tentang hakikat kehidupan manusia. Semua makhluk hidup berasal dari Allah dan pasti akan kembali kepada Allah, tidak ada yang abadiKata ‘gambreng!’ artinya menyentak atau menyadarkan agar manusia ingat akan hakikat tersebut
dan masih banyak permainan lainnya yang memiliki filosofi yang sangat tidak terduga.
selain memiliki filosofi permainan tradisional juga memiliki fungsi dalam sistem kerja saraf dan sosialisasi anak. Berikut ini beberapa permainan yang mempunyai manfaat stimulasi yang luar biasa:
a.       Congklak, encrak, bola bekel (melatih kesabaran dan konsentrasi).
b.      Permainan kelompok seperti galah asin (untuk anak-anak usia 9 tahun ke atas, melatih kemampuan adaptasi sosial dan disiplin).
c.       Sondah mandah, bermain kelereng, gatrik, gasing (untuk stimulasi visual-spasial).
d.      Sapintrong, loncat tinggi, sondah mandah (untuk melatih kemampuan fisik dan kegigihan).
e.       Membuat mainan dari daun kelapa, jerami, rantig-ranting kayu, ataupun dedaunan (untuk melatih motorik halus).

Setelah mengetahui semua itu saya semakin kagum pada budaya yang kita miliki ini.Namun sangat di sayangkan pada era sekarang ini permainan tradisional dianggap kuno dan ketinggalan zaman.
saat saya dan teman saya melakukan wawncara singkat pada anak anak sekitar mengenai permainan tradisional meeka hanya menjawab tidak tau.
lalu saat kami tanya mainan apa yang sering di mainkan mereka menjawab playstasion yg biasa di singkat PS,dan bahkan ada yang sering ke game online.

Zaman memang sudah semakin berkembang dari segala aspek terutama dalam tehnologi.idak bisa di pungkiri memang kita harus terus mengikuti perkembangan tersebut agar tidak ketinggalan.teknoogi itu sendiri sekarang sudah menjadi bagian dari kehidupan manusia.
Namun menurut saya peribadi Kita sebagai seorang warga negara dan sebagai kaula muda tidak seharusnya mengabaikan permainan tradisional yng pernah menjadi bagian dari kehidupan masa kecil kita dulu.
memiliki sifat yang terbuka memang bagus namun,mempertahankan apa yang telah ada dan merupakan budaya bangsa itu sangat penting.

Saya merupakan mahasiswi dari jurusan bahasa jepang.saya sangat tertarik akan negara jepang dan segala hal yang berhubungan dengan jepang. terutama dalam teknologi. Namun mereka masih tetap melestarikan budaya bangsa mereka. hal tersebutlah yang menjadikan negara jepang maju dan berkembang saya kira.

Saya harap dengan tulisan yan saya buat ini menegenai permainan tradisional dapat setidaknya bisa mengingatkan akan pentingnya budaya yang kita miliki.

setelah saya selesai meneliti permainan tradisional dan mempersentasikan kepada dosen dan rekan rekan kampus saya,mulai dari saat itu saya brusaha mengenalkan kembali permainan tradisional pada keponakan,tetangga dan orang terdekat. ^^

     

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar